PROYEK ROBOT PENCARI SUMBER KEHIDUPAN
DI MARS
1.Proyek Keberangkatan
Pada
proses keberangkatan, robot diluncurkan menggunakan roket dengan bahan bakar
hidrogen yang telah disiapkan menuju mars tanpa perlu perediaan apapun. Hanya
roket yang siap mengantarkan robot menuju planet mars
2. Proyek Pendaratan
Pada
saat roket mencapai atmosfer, roket melepaskan robot yang menyebabkan robot terkena efek
gravitasi. Untuk menghindari tumbukan keras, robot dilengkapi dengan parasut,
balon udara untuk melindungi badan robot, dan sistem yang bekerja otomatis saat
robot akan mendarat di mars
3. Proyek Penelitian
Pada
awal pencapaian, robot mengeluarkan panel surya untuk mengisi daya terlebih
dahulu dengan memanfaatkan energi panas matahari. Pada panel, dilengkapi
“wiper” untuk membersihkan panel secara berkala. Itu dapat menghidari
penumpukan debu di mars. Saat daya sudah terisi, robot mulai mencari sumber
kehidupan seperti air dengan menggunakan sensor yang sudah disiapkan. Pada saat
itu juga mesin/ alat tertentu dibuat untuk memanfaatkan kandungan CO2 yang
tinggi di mars untuk dijadikan sumber energi dengan cara yang sudah ditentukan.
Entah dibakarnya CO2 agar didapatnya O2 untuk kehidupan, atau dengan cara lain.
Terdapat pula mesin yang dirancang untuk mengirimkan hasil penelitian robot
tersebut secara berkala ke bumi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.
4. Proyek Penyelesaian
Setelah
objek atau penelitian didapat, robot hanya didesain untuk bertahan hidup selama
mungkin untuk mengirim seluruh informasi yang didapat ke bumi.
.jpg)